LPH & HAM Pancasila Kerjasama dengan 
Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam IAIN SAS Babel Gelar Penyuluhan Hukum Bidang Non Litigasi

Bangka – Jum’at, 11 Juni 2021, Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam  bekerja sama dengan LPH & HAM Pancasila dalam mengadakan penyuluhan hukum bidang non litigasi. Adapun tema kegiatan ini yaitu ” Efektivitas Penerapan Aplikasi E-Court Mahkamah Agung di Pengadilan Agama Bagi Masyarakat Tidak Mampu”. Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Aula Terpadu IAIN SAS Babel, ini dihadiri Rektor IAIN SAS Babel, Dr. Zayadi, M.Ag. Kepala SPI IAIN SAS BABEL, Winarno, M.H.I., C.Med, Muh. Mizdar, Dekan Fakultas Syariah & Ekonomi islam, Kaprodi Hukum Keluarga Islam, Dosen-dosen Fakultas Syariah & Ekonomi Islam serta Mahasiswa dari prodi Hukum Keluarga Islam. Rektor IAIN SAS Babel Dr. Zayadi, M.Ag. dalam sambutannya menyampaikan penyuluhan Hukum ini sangat penting untuk menambah wawasan dosen dan mahasiswa Prodi Hukum keluarga Islam, selain itu menjadi tugas dalam pengabdian masyarakat.

Acara yang dipandu oleh H.Winarno, M.H.I., C.Med, ini menghadirkan narasumber dari Depkumham Bangka Belitung, Sofyan. Ia menyampaikan tentang bantuan hukum (jasa pemdamping hukum) secara gratis bagi masyarakat tidak mampu. ” Bahwasannya gratis disini juga harus memenuhi persyaratan yg telah ditetapkan oleh lembaga Bantuan hukum yg sesuai dengan UU No. 16 Tahun 2011 Tentang  bantuan hukum secara gratis bagi masyarakat kurang mampu, “terang Sofyan. Disisi lain, Narasumber kedua Drs. Husin, M.H. sekaligus Hakim pengadilan Agama Sungailiat menyampaikan tentang Efektivitas menggunakan  E-COURT. Menurutnya sejak tahun 2019 E-COURT sudah diberlakukan dalam pengajuan ke pengadilan, E-COURT adalah pendaftaran secara online kepengadilan. “Dengan menggunakan E-Court  berAcara dipengadilan Menjadi ebih cepat,mudah dan biaya ringan,” paparnya. Dijelaskan Husin, istilah Online dalam pengadilan bukan karena adanya COVID-19 tetapi memang telah ditetapkan dalam Peraturan Mahkamah Agung No 1 Tahun  2019.  Terutama untuk mempermudah masyarakat dalam proses Hukum dan menuju peradilan yang modern.

Terpisah, Mahasiswa yang mengikuti penyuluhan, Miftahul Jannah menyampaikan penyuluhan di bidang non litigasi ini sangat diperlukan dan membantu dalam pemahaman di bidang hukum terutama untuk masyarakat yang kurang mampu. “Di era yang serba digital penggunaan e-court memanglah sangat efektif sehingga kegiatan ini menjadi suatu wadah bagi mahasiswa Hukum dan Syari’ah untuk dapat memberikan pemahaman sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat,” Ujar Miftahul jannah, yang merupakan mahasiswa Hukum Keluarga.[Pkr]

Penulis: Ananta & Melda Safutri ( Mahasiswa HKI).

Leave a Comment