FSEI IAIN SAS BABEL MERIAHKAN DIES NATALIS KE 22 MELALUI TRADISI NGANGGUNG, PERKUAT KEBERSAMAAN DAN LESTARIKAN BUDAYA BANGKA BELITUNG

avatar Tim Redaksi
Tim Redaksi

5 x dilihat
FSEI IAIN SAS BABEL MERIAHKAN DIES NATALIS KE 22  MELALUI TRADISI NGANGGUNG, PERKUAT KEBERSAMAAN DAN LESTARIKAN BUDAYA BANGKA BELITUNG

BANGKA BELITUNG, Senin (19/10/2026) — Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI) Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung turut memeriahkan peringatan Dies Natalis IAIN SAS Babel melalui tradisi Nganggung, Senin (19/10/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, memperkuat kebersamaan, serta melestarikan kearifan lokal masyarakat Bangka Belitung. Tradisi Nganggung merupakan salah satu warisan budaya masyarakat Bangka Belitung yang identik dengan kegiatan membawa dulang berisi makanan untuk dinikmati bersama. Tradisi ini mengandung nilai-nilai luhur, seperti gotong royong, kepedulian sosial, kebersamaan, dan rasa syukur yang sejalan dengan nilai-nilai keislaman.

Partisipasi keluarga besar FSEI dalam kegiatan Nganggung pada peringatan Dies Natalis ini mencerminkan semangat kekeluargaan dan kebersamaan di lingkungan kampus. Lebih dari sekadar tradisi makan bersama, Nganggung menjadi simbol persatuan dan upaya menjaga hubungan harmonis antarsivitas akademika. Momentum Dies Natalis IAIN SAS Babel juga menjadi kesempatan untuk memperkuat identitas kampus yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan pendidikan dan ilmu pengetahuan, tetapi juga berkomitmen menjaga nilai-nilai budaya lokal sebagai bagian dari kekayaan masyarakat Bangka Belitung.

Bagi FSEI, pelestarian tradisi Nganggung memiliki relevansi dengan pengembangan pendidikan berbasis kearifan lokal, termasuk dalam perspektif pariwisata syariah. Tradisi ini menunjukkan bagaimana budaya, nilai religius, dan interaksi sosial dapat menjadi kekuatan dalam membangun identitas daerah sekaligus mendukung pengembangan pariwisata berbasis budaya yang berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, keluarga besar FSEI berharap semangat kebersamaan, gotong royong, dan pelestarian budaya terus tumbuh di lingkungan kampus. Peringatan Dies Natalis tidak hanya menjadi ajang refleksi perjalanan institusi, tetapi juga momentum untuk memperkuat komitmen dalam membangun kampus yang unggul, harmonis, dan berakar pada nilai-nilai lokal.

Nganggung dalam semangat Dies Natalis: mempererat silaturahmi, merawat tradisi, dan memperkuat kebersamaan untuk IAIN SAS Babel yang semakin maju.