BANGKA. Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam(FSEI) IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung dipenghujung tahun 2025 kembali memberikan nama harum kampus tercinta IAIN SAS BABEL. Dua orang dosen FSEI dinyatakan lulus dalam sertifikasi dari American Academy of Financial Management yang berbasis di Colorado, Amerika Serikat.Rabu,24/12/2025.
AAFM merupakan lembaga sertifikasi internasional yang kini beroperasi secara global di bawah nama Global Academy of Finance & Management (GAFM), memiliki kantor perwakilan dan kemitraan pelatihan di berbagai negara di seluruh dunia, termasuk Indonesia, India, Singapura, Tiongkok, dan negara-negara di Eropa serta Amerika Latin. Sertifikasi ini dikelola oleh Dewan Standar Internasional (International Board of Standards/IBS) yang memberikan sertifikasi dan mengelola standar AAFM/GAFM berbasis di AS dan Eropa.

Sertifikasi Internasional ini baru pertama kalinya diraih oleh FSEI yaitu Dr. H. Iskandar, M.Hum selaku dekan dan Dr. Rahmat Ilyas, M.S.I. selaku wakil dekan bidang akademik.
Dekan FSEI Dr. H. Iskandar, M.Hum lulus disertifikasi dalam Master of Islamic Financial Analyst dan memperoleh gelar MIFA sedangkan Dr. Rahmat Ilyas, M.S.I lulus dalam Certifiet Islamic Finance Analyst dan berhak dengan gelar CIFA.
Dekan FSEI mengatakan bahwa sertifikasi ini merupakan kebutuhan lembaga dan kebutuhan para dosen, satu sisi akan menambah nilai akreditasi institusi, sisi lainnya para dosen dapat memanfaatkan sertifikasi ini untuk kebutuhan perusahaan asing maupun perusahaan nasional dalam hal islamic financial analisyt bukan hanya di Bangka Belitung namun juga di wilayah Indonesia. Ujarnya.

Saya berharap semua dosen nantinya bisa disertifikasi baik dalam maupun luar negeri. Kita berkali-kali di asesmen lapangan selalu ditanya dosen yang bersertifikasi kompetensi luar baik nasional maupun internasional dan kita tidak bisa menunjukkan, maka saya dengan wadek beberapa bulan lalu diskusi jika biaya kampus kurang kita harus nambah sendiri biayanya dan setuju. Karena biaya sertifikasi internasional ini cukup mahal. Ini sebagai langkah awal kedepannya dosen wajib disertifikasi baik nasional maupun internasional. Urusan hasil kita serahkan kepada kemampuan masing-masing. paparnya.