BANGKA. Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI) IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung melaksanakan Yudisium XIV Tahun 2025 dengan penuh khidmat dan nuansa akademik yang kuat. Sebanyak 74 mahasiswa dari lima Program Studi resmi dinyatakan lulus setelah menempuh proses akademik yang panjang dan kompetitif.
Acara diawali dengan sambutan Ketua Panitia, Agnes Fransiska Dewi, M.Par, yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur panitia, pimpinan fakultas, hingga narasumber orasi ilmiah. “Terima kasih kepada Bapak Dekan, seluruh panitia, serta narasumber orasi ilmiah yang telah hadir. Kehadiran semua pihak memberikan energi positif bagi terselenggaranya Yudisium XIV FSEI. Semoga kegiatan ini menjadi momentum penting bagi lulusan untuk menatap masa depan dengan penuh keyakinan,” ujar Agnes.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam, Dr. H. Iskandar, M.Hum., menegaskan bahwa yudisium bukan hanya seremoni kelulusan, tetapi tonggak awal komitmen profesional para alumni.Tekankan Moderasi dan Ekonomi Islam Inklusif di Era 5.0
Dengan membuka sambutan melalui salam hormat kepada pimpinan fakultas, ketua dan sekretaris prodi, kepala laboratorium, dosen, tenaga kependidikan, hingga peserta yudisium, Dekan menekankan pentingnya peran lulusan FSEI dalam mewujudkan masyarakat yang moderat dan inklusif.
Beliau menyampaikan bahwa tema kegiatan,“Menjemput Impian Menjadi Alumni yang Moderat: Membangun Ekonomi Islam Inklusif di Era 5.0,”
sangat relevan dengan tantangan global yang kini bergerak cepat. “Era 5.0 bukan hanya menuntut kemampuan teknologi, tetapi juga kedewasaan sikap. Moderasi, inklusivitas, dan etika Islam harus menjadi fondasi para alumni dalam berkarya,” jelas Dekan.

Dekan juga menyoroti kontribusi lima program studi di bawah FSEI yang telah membangun kompetensi profesional mahasiswa:
Perbankan Syariah – melahirkan SDM keuangan syariah yang profesional dan berkelanjutan
Hukum Keluarga Islam – mencetak analis hukum keluarga dan penyelesai masalah sosial
Akuntansi Syariah – menyiapkan akuntan yang berintegritas dan akuntabel
Hukum Ekonomi Syariah – memperkuat keilmuan kontrak, bisnis, dan regulasi syariah
Pariwisata Syariah – mengembangkan sektor wisata halal yang etis dan memberdayakan
Lebih jauh, Dekan menyampaikan bahwa alumni FSEI harus siap menjadi “duta moderasi” dan “agen perubahan” yang membawa cahaya kebermanfaatan bagi masyarakat luas.

Acara juga diisi dengan kehadiran tamu kehormatan, Dr. H. Mustadin Taggala, S.Psi., M.Si, Ketua Tim Humas Deputi 1 dan anggota Tim RAD Kemenpora RI. Orasi ilmiah yang disampaikan beliau diharapkan memperkuat karakter kepemudaan dan semangat transformasi lulusan FSEI.
Rektor IAIN SAS Babel, Dr. Irawan, M.S.I, yang menyampaikan apresiasi mendalam kepada Dekan, seluruh dosen, dan tenaga kependidikan yang telah mentransformasikan ilmu kepada para mahasiswa hingga berhasil menyelesaikan studi. “Selamat kepada seluruh peserta yudisium. Terima kasih kepada dekan, para dosen, dan tenaga kependidikan yang terus berinovasi. Mari bersama membangun satu fakultas yang kuat menuju transformasi IAIN menjadi UIN,” ujar Rektor.
Pada puncak acara, FSEI memberikan penghargaan khusus kepada para dosen pembimbing skripsi yang berhasil mengantarkan mahasiswa meraih predikat lulusan terbaik di tingkat program studi.
Tiga mahasiswa terbaik beserta pembimbingnya ialah:
1. Simon Inzaghi – Program Studi Perbankan Syariah
Pembimbing 1: Dr. Hendra Cipta, M.S.I
Pembimbing 2: Rudi Hartono, M.S.I
2. Fenny Anggraeni – Program Studi Akuntansi Syariah
Pembimbing 1: Dr. Hendra Cipta, M.S.I
Pembimbing 2: Himmatul Ulyah, M.A
3. Salu – Program Studi Hukum Keluarga Islam
Pembimbing 1: Prof. Dr. H. Hatamar, M.Ag
Pembimbing 2: Reno Ismanto, Lc., MIRKH
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dosen dalam membimbing mahasiswa hingga mencapai capaian akademik terbaik.
Momentum Akademik Menuju Masa Depan. Yudisium XIV FSEI 2025 ditutup dengan pesan bahwa lulusan harus melangkah dengan percaya diri, menjaga nama baik almamater, serta menjadi bagian dari pembangunan ekonomi Islam yang inklusif, moderat, dan berintegritas. FSEI menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan mutu akademik dan menyiapkan generasi yang siap menghadapi perubahan zaman.(*)