BANGKA.Keberhasilan penerapan kurikulum Outcome Based Education (OBE) tidak hanya berdampak pada mahasiswa, tetapi juga membuka peluang peningkatan kompetensi bagi dosen. Dosen Institut Agama Islam Negeri (IAIN)Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung, Mahfudz Reza Fahlevi,M.Pd memperoleh kesempatan mengikuti pelatihan dan sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dengan skema Data Scientist secara gratis,Kamis,8/1/2026.
Sertifikasi tersebut diberikan kepada dosen yang menerapkan OBE dan mengampu mata kuliah yang selaras dengan bidang kompetensi sertifikasi. Dalam hal ini, penerapan OBE pada mata kuliah Statistika dinilai relevan dengan kompetensi Data Scientist, khususnya pada aspek analisis dan pengolahan data.
Pelatihan dan uji sertifikasi BNSP skema Data Scientist dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni pada 14–15 Januari 2026, bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi Teknologi Rekayasa dan Informatika (LSP TRI). Program ini difasilitasi oleh PT BISA Artifisial Indonesia sebagai mitra penyelenggara.

Tim panitia dari PT BISA Artifisial Indonesia menyampaikan bahwa program ini dirancang untuk mendukung peningkatan kompetensi pendidik, baik guru maupun dosen, agar mampu menjawab tantangan global dan kebutuhan dunia kerja berbasis data. Sertifikasi BNSP menjadi salah satu instrumen pengakuan kompetensi profesional yang diakui secara nasional.
Pendekatan OBE dinilai efektif karena mampu mengaitkan proses pembelajaran di kelas dengan capaian kompetensi nyata, tidak hanya bagi mahasiswa, tetapi juga bagi dosen sebagai pendidik. Melalui sertifikasi ini, dosen diharapkan semakin adaptif terhadap perkembangan keilmuan dan teknologi, khususnya di bidang data dan analitik.
Dekan FSEI Dr.H.Iskandar,S.Ag.,S.H., M.Hum turut memberikan dukungan penuh terhadap upaya peningkatan kompetensi dosen melalui sertifikasi nasional. Langkah ini dinilai strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta daya saing institusi di tingkat nasional maupun global.
Bahkan tahun 2026 ini FSEI sudah menganggarkan dananya untuk sertifikasi internasional untuk dosen, mahasiswa dan tendik Kita harpakan tahun 2026 ini sesuai dengan rancangan kita ujarnya.(*)