BANGKA. Yolanda Destiana, M.M. dosen Program Studi Perbankan Syariah(PS), Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI) IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung, tampil sebagai presenter pada International Conference on Islamic Economics and Business (ICoIEB) 2025 yang digelar oleh UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi pada tanggal 12-13 November 2025.
Forum ilmiah berskala internasional tersebut juga menghadirkan akademisi dari berbagai perguruan tinggi dalam maupun luar negeri untuk mendiskusikan perkembangan mutakhir terkait ekonomi Islam, bisnis, serta pengelolaan keuangan yang berkelanjutan.
Pada forum bergengsi tersebut Yolanda memprensentasikan hasil penelitiannya yang berjudul “Application of QRIS Payment on Micro, Small, and Medium Enterprise Business Renue of Rejang Lebong Regency”. Penelitian tersebut membahas bagaimana penerapan QRIS sebagai alat bantu pembayaran bagi UMKM di kota Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu.

Yolanda mengemukakan bahwa temuan penelitiannya menunjukkan sekitar 80% pelaku UMKM pada sektor kuliner di Kabupaten Rejang Lebong telah menerapkan QRIS secara efektif. Ia turut menegaskan bahwa para pelaku UMKM telah memanfaatkan program yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia dengan baik, hal tersebut sejalan dengan mandat Institusi dalam mendorong perkembangan UMKM di Kabupaten Rejang Lebong.
Yolanda menyampaikan bahwa partisipasinya dalam kegiatan tersebut dapat terlaksana karena dukungan penuh dari pimpinan Fakultas dan Institusi. Ia mengungkapkan rasa syukurnya karena pihak Fakultas dan Institusi memberikan perhatian besar terhadap pengembangan kompetensi dan kapasitas akademik dosen melalui keikutsertaan dalam Konferensi Internasional tersebut.
Ia berharap kesempatan serupa semakin diperluas sehingga lebih banyak dosen IAIN SAS Bangka Belitung dapat berkontribusi pada tingkat Internasional.

Kehadiran dosen Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam IAIN SAS Bangka Belitung dalam Forum Internasional ini menjadi bukti nyata kontribusi Perguruan Tinggi dalam pengembangan keilmuan Perbankan Syariah yang relevan dengan isu-isu global.
Selain itu, International Conference of Islamic Economics and Business (ICoIEB) 2025 yang diselenggarakan oleh UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi juga menjadi wadah strategis untuk bertukar gagasan dengan para pakar dan peneliti internasional, sekaligus memperluas jaringan akademik global dalam pengembangan ilmu ekonomi Islam, bisnis, dan pengelolaan keuangan yang berkelanjutan.(*)